Rabu, 21 Mei 2014

Artikel Kesehatan


PENYAKIT ANEMIA KEKURANGAN DARAH

 Pengertian Anemia
Anemia berasal dari bahasa Yunani kuno “anaimia” yang berarti kekurangan darah. Anemia adalah suatu kondisi dimana terjadi penurunan jumlah sel-sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam darahnya kurang dari normal.

Anemia menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen) pada organ penderitannya sebab hemoglobin dalam sel darah merah yang berkurang berakibat oksigen yang dibawa dari paru-paru ke jaringan tubuh juga menjadi berkurang. Oleh karenanya berbagai tingkat anemia dapat memiliki berbagai konsekuensi klinis. Maka tidak mengeherankan jika gejala anemia ditunjukan dengan merasa cepat lelah, pucat, gelisah, dan terkadang sesak.

Ada 3 kelompok utama anemia (karena penyebabnya):

1. Perdarahan (hemorrhaghe) yang berlebihan 

Akut (mendadak)
- Kecelakaan
- Pembedahan
- Persalinan
- Pecah pembuluh darah 

Kronik (menahun)
- Perdarahan hidung
- Wasir (hemoroid)
- Ulkus peptikum
- Kanker atau polip di saluran pencernaan
- Tumor ginjal atau kandung kemih
- Perdarahan menstruasi yang sangat banyak
  1. Berkurangnya pembentukan sel darah merah (ineffective hematopoiesis)
    - Kekurangan zat besi
    - Kekurangan vitamin B12
    - Kekurangan asam folat
    - Kekurangan vitamin C
    - Penyakit kronik
  2. Meningkatnya penghancuran sel darah merah (hemolisis)
    - Pembesaran limpa
    - Kerusakan mekanik pada sel darah merah
    - Reaksi autoimun terhadap sel darah merah
    - Hemoglobinuria nokturnal paroksismal
    - Sferositosis herediter
    - Elliptositosis herediter
    - Kekurangan G6PD
    - Penyakit sel sabit
    - Penyakit hemoglobin C
    - Penyakit hemoglobin S-C
    - Penyakit hemoglobin E
    -
    Thalasemia
Gejala
Gejala-gejala yang ditunjukan karena pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kurang tenaga, kepala terasa melayang, pucat, gelisah, dan terkadang sesak. Kondisi anemia yang bertambah berat bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Pencegahan & Pengobatan
Kadar hemoglobin dapat diditeksi melalui pemeriksaan darah di laboratorium. Pemerikasaan darah meliputi pemeriksaan sel darah merah (RBC), hematokrit, hemoglobin, sel darah putih (WBC), komponen sel darah putih, dan trombosit.

Penderita anemia dapat mengonsumsi suplemen besi untuk memulihkan kekurangan sel darah merah tersebut. Selain itu, vitamin B12 juga diperlukan. Jalan terakhir jika anemia sudah mencapai stadium akut adalah dengan transfusi darah.


Artikel Kesehatan tentang Sayuran Sehat


Terdapat 6 jenis sayuran dan buah yang membahayakan dalam kondisi tertentu. Yang pertama adalah bayam. Bayam kerap dijuluki sebagai rajanya sayuran. Hal itu tidak mengherankan karena bayam mempunyai kandungan zat besi yang berlimpah. Zat besi sendiri sangat diperlukan tubuh untuk kesehatan darah. Selain zat besi bayam juga mengandung  vitamin dan mineral seperti natrium, kalium dan lain sebagainya. Tetapi agar mengkonsumsi bayam sarat khasiat,  maka perlu diperhatikan bagaimana cara mengolahnya.

Menyimpan bayam terlalu lama di lemari es jelas tidak dianjurkan. Hal itu bisa menyebabkan kadar nitritnya semakin tinggi. Dalam 2 minggu saja kadar nitritnya akan meningkat sampai 300 mg/kg. Sebagai perbandingan, bayam segar yang baru dicabut saja sudah mengandung senyawa nitrit kurang lebih 5 mg/kg.

Dalam Contoh Artikel Kesehatan, Nitrit adalah senyawa yang  tidak berwarna, tidak berbau dan bersifat racun bagi tubuh manusia. Nitrit bila bereaksi dengan zat besi pada sel darah merah bisa berbahaya. Hal itu menimbulkan kesulitan pada hemoglobin untuk mengikat oksigen.

Bayam juga wajib dicuci sebelum dimasak. Hal itu berguna untuk menghindari kandungan pestisida dan torch yang masih menempel pada daun atau batangnya. Juga jangan memasak bayam menggunakan panci alumunium. Hal itu bisa berbahaya. Zat besi kalau bereaksi dengan alumunium bisa menghasilkan racun  juga.

Dalam memasak bayam pun tidak boleh terlalu lama. Apalagi kalau dipanaskan berulang-ulang. Juga jangan mengkonsumsi bayam lebih dari 5 jam sejak dimasak. Mengkonsumsi bayam yang baik adalah sesaat setelah dimasak. Jadi jangan sampai yang tadinya mengharapkan khasiat, yang terjadi justru menjadi racun bagi tubuh kita.

Nah dalam Contoh Artikel Kesehatan, kalau bayam lebih memperhatikan pada proses penyajiannya, berbeda dengan durian dan bawang putih. Pada kedua tanaman itu akan berbahaya kalau mengkonsumsinya secara over dosis. Durian misalnya, pada setiap 100 gramnya mengandung  antara 120-180 kalori. Tentu saja akan terjadi ledakan energi instan yang dahsyat saat Anda mengkonsumsi sekurangnya 4 buah durian. Dan ini tentu saja akan sangat berbahaya bagi ibu hamil, penderita hipertensi, penyakit jantung dan diabetes. Juga jangan sekali-kali mencoba mengkonsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol. Hal itu sangat berbahaya sebab bisa menimbulkan kematian.

Lain durian lain pula bawang putih. Umbi yang satu ini mempunyai banyak khasiat. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, ekstraknya ternyata terbukti menunda kerut-kerut di wajah dan tubuh pada wanita usia kepala empat. Selain itu mengandung antikolesterol sehingga dapat mencegah serangan jantung.

Tetapi hati-hatilah jika mengkonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah. Jangan terlalu banyak. Cukup seujung jari sehari. Karena jika terlalu banyak akan menyebabkan kekurangan butir darah merah. Pun dalam satu hari, dilarang mengkonsumsi bawang putih lebih dari tiga siung karena akan mengakibatkan diare, demam, bahkan menimbulkan pendarahan lambung.

Selanjutnya dalam Contoh Artikel Kesehatan adalah buah dan sayur yang menjadi pantangan bagi ibu hamil. Sebut saja pare, nanas dan  pepaya muda. Sayur pare dan pepaya muda diindikasikan bisa menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Kandungan  papain  enzim proteolitik yang terdapat di dalamnya bisa menginduksi  terjadi keguguran. Selain itu pepaya muda mengandung  carpain, sejenis alkaloid yang berbahaya bila dikonsumsi oleh ibu hamil dalam jumlah yang sangat banyak. Tapi bagi ibu hamil penggemar pepaya muda, tidak perlu terlalu khawatir juga. Pepaya muda bisa saja aman dikonsumsi bila diolah atau dimasak terlebih dahulu.

Dan inilah buah nanas. Ia berfungsi sebagai antioksidan karena kandungan vitamin A dan C-nya tinggi. Nanas juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain. Enzim ini berkhasiat sebagai anti radang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Tetapi ternyata nanas juga dapat menggugurkan kandungan. Makanya perempuan hamil dilarang memakan buah satu ini. Selain itu nanas juga bisa memicu rematik. Kadar gula yang cukup tinggi pada nanas disinyalir juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Jadi para penderita diabetes sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumsi buah ini.

Nanas pun mempunyai efek tidak menyenangkan setelah kita mengkonsumsinya. Mulut dan lidah akan terasa gatal.  Tetapi menghindari hal itu gampang kok. Rendamlah nanas dalam air garam sebelum dimakan.

Demikianlah Contoh Artikel Kesehatan tentang beberapa sayur dan buah yang pantas dijadikan perhatian karena selain menguntungkan bisa juga membahayakan tubuh kita kalau kita  tidak tahu aturannya.

Manfaat tomat (Solanum lycopersicum) untuk tubuh dapat diketahui dari berbagai publikasi ilmiah. Misalnya, Edward Giovannucci di dalam publikasi berjudul “Tomato Products, Lycopene, and Prostate Cancer: A Review of the Epidemiological Literature di American Society for Nutritional Sciences”, 2005 berpendapat bahwa masih ada kontroversial seputar manfaat tomat dalam mencegah berbagai penyakit salah satunya kanker prostat.

Manfaat tomat sebagai anti kanker prostat ini disebabkan oleh adanya kandungan lycopene dalam tomat. Lycopene juga terdapat di berbagai produk olahan tomat dan variasinya, seperti: pizza, sup tomat, kecap, jus, salad, saus spaghetti, salsa, pasta tomat. Berbagai produk olahan tomat ini merupakan sumber lycopene yang bioavailability-nya lebih baik daripada buah tomat segar.

Uniknya buah lain seperti anggur merah dan semangka juga mengandung lycopene. Selain kanker prostat, manfaat lycopene juga diduga dapat dirasakan bagi penderita kanker payudara, kanker lambung, degenerasi sel-sel mata karena usia (age-related macular degeneration), mengurangi kadar kolesterol jahat, melindungi kulit dari ganasnya sinar ultraviolet, menghaluskan dan mempercantik kulit, mengurangi kulit keriput, dsb. Selain lycopene, sebenarnya tomat juga mengandung beta carotene, lutein, vitamin E, vitamin C, dan flavonoid (salah satunya: quercetin).

Namun hasil studi di atas dibantah oleh hasil riset yang dilakukan oleh Etminan, M., Takkouche, B. & Caamano-Isorna, F. (2004) dan Schuurman, A. G., Goldbohm, R. A., Dorant, E. & van den Brandt, P. A. (1998) yang menyimpulkan bahwa tidak ada korelasi positif antara tomat dan kanker prostat.

Manfaat tomat pada kanker paru-paru juga masih kontroversial. Beberapa studi menyatakan bermanfaat namun studi lainnya menyimpulkan belum ada korelasi positif antara keduanya (tomat dan kanker paru-paru).

Hasil studi epidemiologi tentang manfaat tomat ini memang masih perlu dikaji ulang, mengingat untuk dikatakan efektif dan maksimal, maka ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan: melakukan assessment yang komprehensif terhadap berbagai sumber utama lycopene, menghitung bioavailability lycopene, memeriksa populasi dengan asupan (intake) produk tomat yang tinggi, menghitung pola temporal karena diet tunggal atau pengukuran darah dalam jangka waktu tertentu belumlah cukup, cukup besar populasinya untuk mengevaluasi risiko relatifnya, meneliti apakah manfaat tomat atau lycopene itu dipengaruhi oleh faktor genetika yang dinamakan genetic polymorphisms, terutama berkenaan dengan DNA repair genes.

Mata merupakan jendela hati. Demikian kata pepatah mengatakan. Memang benar, dari mata kita dapat mewakili semua rasa yang ada. Sorot mata memiliki arti bahkan manusia dapat berkomunikasi hanya melalui tatap mata. Mata juga tak mampu menyembunyikan sebuah kebohongan. Betapa dahsyat fungsi mata selain mampu menunjukkan kepada kita akan indahnya dunia. Namun tahukah Anda apa yang baik untuk mata? Ya, mata perlu sehat dan kita akan membicarakan tentang manfaat buah untuk kesehatan mata.

Buah selain enak dimakan, menyegarkan tubuh sekaligus menyehatakan tubuh, juga memiliki berjuta manfaat lain. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kesehatan mata. Bagaimana bisa? Ya, di dalam berbagai jenis buah terkandung suatu komponen zat warna yang disebut sebagai beta karoten. Beta karoten ini dapat mengaktifkan pro vitamin A menjadi vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan meningkatkan daya akomodasi. Beta karoten terdapat di dalam buah-buahan khususnya yang berwarna kuning, jingga atau kemerahan. Sebagai contoh adalah buah mangga, papaya, jeruk, apel, semangka, melon. Kalau buah berwanra merah, kunging, jingga, oranye sudah Nampak jelas mengandung karoten, buah apel berwarna hijau serta pir ternyata juga mengandung beta karoten dalam kadar cukup tinggi.

Selain meningkatkan daya akomodasi, adanya beta karoten di dalam buah mampu mengobati katarak bahkan glaucoma. Khasiat buah untuk kesehatan mata juga diperankan oleh adanya kadar lutein tinggi seperti terdapat pada buah kiwi, pisang, jambu juga dapat mengobati katarak. Kadar vitamin C yang tinggi pada buah juga dapat menguatkan jaringan ikat pada area mata serta memperlancar peredaran darah. Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga membantu tubuh mengurangi terjadinya infeksi pada mata.

Beberapa buah yang mengandung minyak esensial seperti buah zaitun, buah strawberry bagus untuk mata, khususnya dalam proses membersihkan mata serta mengobati mata radang. Juga dapat mengobati katarak. Kandungan folat, kalsium serta kalium di dalam beberapa jenis jeruk, pisang, salak. Betapa besar manfaat buah untuk kesehatan mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar